Mungkin para
reader berpikir saya akan membahas secara detail tentang permusuhan atau kisah
cinta dua orang sejoli. Tidak , sekali lagi tidak. Saya tidak membahas tentang
apa yang kalian pikirkan. Dalam hal ini saya akan membahas pengalaman saya
dengan sesuatu bukan seseorang. Semoga ini bisa memotivasi diri saya pribadi
dan para pembaca sekalian.
Sesuatu yang
saya maksud tadi yaitu bahasa tepatnya bahasa Inggris. Jujur, pada awalnya saya
memiliki pikiran yang sama dengan sebagian besar para siswa. Saya berpikir
bahwa bahasa inggris sangat menakutkan dan membingungkan. Terlebih lagi saya
berpikir bahwa itu tidak penting untuk di pelajari karena saya hanya
berinteraksi dengan orang-orang yang menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan saat
duduk di bangku SMP, saya pernah sengaja berlama-lama di luar kelas karena saya
tidak mengerti dengan bahasa Inggris. Itu karena saya tidak mengerti sama
sekali apa yang dikataan oleh guru saya dalam bahasa inggris. Yah, kurang lebih
seperti itu pemikiran saya terhadap bahasa Inggris dahulu.
Sekarang
semuanya berbeda. Bahasa Inggris bukan lagi menjadi musuh saya yang setiap saat
harus saya jauhi atau takuti. Sekarang bahasa Inggris sudah menjadi “pacar”
saya. Setiap hari saya harus melakukan aktifitas yang berkaitan dengan bahasa
asing tersebut. Mulai dari berbicara dengan orang lain, mendengarkan
persentasi, membaca buku, hingga menulis, semuanya dalam bahasa Inggris. Asik juga
loh,,, kalian boleh mencobanya.
Apa yang membuat
saya merubah persepsi tentang bahasa Inggris? Mungkin itu pertanyaan yang
muncul dari pikiran reader sekalian. Jawaban saya singkat yaitu karena pengucapan.
Pengucapan dalam bahasa Inggris oleh guru saya sangat menarik kerena dia
berbicara layaknya native speaker
(penutur asli). Mulai saat itu, saya bertekad untuk bisa seperti dia. Ditambah
lagi cara mengajarnya yang mudah dimengerti oleh para siswa membuat saya
terdorong untuk lebih mendalami bahasa Inggris.
Tak cukup hanya
sampai disitu jika kita ingin sukses dalam meraih sesuatu, Kita juga harus
memiliki cita-cita. Begitu banyak cita-cita saya dan saya sadar bahwa cita-cita
itu berkaitan erat dengan bahsa Inggris. Sehingga saya sadar bahwa bahsa
Inggris itu sangat penting.
Kebiasaan baik
tak akan hadir tanpa adanya paksaan dari dalam diri. Jika kita ingin berhasil,
maka kita harus memfasilitasi diri kita. Banyak cara yang bisa lakukan seperti
belajar melalui internet, buku, atau melalui orang lain. Yeah, ilmu kan gak
selamanya tersurat, tapi terkadang ia pun tersirat.
Menggabungkan
hobi dengan pembelajaran, menarik bukan? Hal inilah yang saya lakukan. Karena
dahulu saya sering main facebook, saya mencari teman dari luar negeri seperti
spanyol, Kenya dan india untuk bercakap-cakap dengan mereka. Selain itu, karena
saya suka membaca sejak kecil sampai sekarang sehingga saya suka membeli buku
atau pergi ke perpustakaan untuk membaca. Membaca bisa membuka cakrawala
pemikiran kita. Membaca dapat menumbuhkan ide-ide cemerlang dari dalam diri
kita. Setelah banyak membaca saya mencoba mengekspresikannya baik lewat tulisan
maupun lisan. Itulah yang saya lakukan untuk bisa mencintai bahasa Inggris.
Ada satu hal
yang unik yang sering saya lakukan untuk meningkatkan bahasa Inggris saya. Mau tahu???
Jreng… jreng… jreng… taraaaaa…. Berbicara sendiri dengan kaca. Mungkin sebagian
dari kalian akan mengatakan,,. Wah kamu gila ya??? Saya akan menjawab,,, ia,
saya tergila-gila pada bahasa Inggris. Di depan kaca, saya mencoba untuk
berbicara apa saja yang diinginkan tapi menggunakan bahasa Inggris. Selain dapat
meningkatkan kosakata, kegiatan unik ini sangat efektif untuk meningkatkan
kemampuan berbicara kita. Ini terbukti saat saya masuk ke perguruan tinggi. Disemester
pertama saya sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris secara lisan. Melihat teman-teman
yang sudah bisa berbicara dalam bahasa Inggris, saya pun berusaha mencari cara
untuk bisa berbahasa Inggris pula. Mulai saat itu, saya memutuskan untuk
melakukan proses unik tersebut.
Reader,,, apakah
kalian penasaran dengan cara unik yang saya lakukan??? Silahkan buktikan dan
rasakan sendiri manfaatnya. Yang terpenting,,. Tetap semangat dan selalu
mempraktekkannya. Karena bahasa akan hilang jika tidak sering dipakai. Are you
ready??? Let’s prove it!!!


0 komentar:
Posting Komentar