Nice to share you again, my readers.
Marhaban
ya ramadhan,
Subahanallah,
inilah salah satu nikmat yang diberikan Allah pada kita. Ketika bulan Sya’ban
berakhir, Allah pun mempertemukan kita dengan bulan suci yang sangat dinanti-nantikanyaitu
bulan ramadhan.
Terlalu
banyak bulan yang kulalui, tapi bulan suci inilah yang paling ku nanti. Terlalu
banyak tanah yang sudah ku jejaki, tapi hanya tanah suciMu yang kucari.
Seperti
halnya kebanyakan orang, aku pun ingin melewati bulan ramadhan bersama
keluarga, sanak saudara, teman-teman dekat. Tapi Allah berkata lain, ramadhan
kali ini harus kulewati sendiri di tengah orang-orang yang baru kukenali dan di
tempat yang biasanya hanya kulewati. Alhamdulillah, banyak pelajaranyang dapat
diambil dari mereka.
Terasa
munafik kalau mengatakan tidak sedih meski sudah tiga tahun terakhir aku
melewati ramadhan bahkan terkadang lebaran tidak bersama keluarga di pondok
tercinta (rumah). Lagi-lagi hanyarasa syukur yang bisa terucap di bibir.
Terlebih lagi ketika aku bertemu dengan seorang anak kecil di pekuburan umum
tempat kami kerja bakti dua hari lalu. Dengan polosnya ia tersenyum dan berkata
pada temannya, “wi, temani saya ke kuburnya papaku”. Sentak dengan mata yang berkaca-kaca
aku langsung menatapnya, anak polos berumur 6 tahun itu. Dalam hati ku berkata,
ya Allah, terimakasih Engkau masih mengizinkan aku tumbuh bersama orang tua
yang lengkap. Sungguh, anak kecil yang tegar.
Keesokan
harinya, aku mendengar seorang ibu yang menelepon dengan paniknya. Sambil
menangis ia tetap berusaha mengeluarkan suaranya yang terbata-bata, “bagaimana
dengan anak saya?”. Hati mana yang tak tersentuh membayangkan bagaimana jika
kita berada diposisinya. Namun, satu hal yang disayangkan apabila ada anak yang
tega membohongi orang tuanya bahkan jika ia membuat mereka menangis seperti itu.
Bagaimana menurut kalian jika hal ini terjadi?
Kemudian,
senyum. Mungkin senyuman dianggap terlalu sepele untuk segelintir orang, tapi
tahu nggak, ada sebagian orang yang merasa tersinggung ketika senyumannya tidak
balas. Bukankah senyum itu ibadah? Wah wah, bisa berabe kalau ada pertengkaran
hanya karena senyum yang tak terbalaskan hehehe… seperti kata pepatah “smile is
the shortest distance between two people”. Nah, ayo sama-sama sebarkan senyuman
(tapi yang wajar ya :D) agar silaturahmi kita tetap terjaga.
Hmm,
seperti judul di atas, “Warna-warni Awal Ramadhan”, jadi kali ini bukan hanya
hal-hal mengharukan yang akan kubagikan tapi juga hal yang menggembirakan.
Alhamdulillah bunyi dag dig dug itu berubah menjadi subahanallah,
walhamdulillah,walailahaillallah, wallahuakbar.
Berita
gembira kali ini datang dari Allah (ya ialah hehe.. ). Pada awalnya hanya
coba-coba mengirimkan tulisan ketika tahu ada penyeleksian beasiswa. Ditengah
kesibukan kampus, seperti biasa hobi menulis tak bisa di tinggalkan. Nulissss
ajaaa, kirim kesana kemari, urusan terseleksi, diterima, menjadi pemenang, di
muat dimedia cetak maupun elektronik itu urusan belakangan yang penting tetap
berusaha untuk terus belajar menulis, itu pikirku. Alhamdulillah, lagi-lagi
berita gembira terdengar di malam tanggal 1 ramadhan. Tulisanku terseleksi. Alhamdulillah
bisa kuliah dengan beasiswa yang double ^_^. Terima kasih untuk orang tua,
kakak, dan adikku yang selalu mendukung hobi menulisku. Terima kasih juga untuk
teman-temanku yang selalu mendoakanku dan yang selalu memberi masukan. Mohon
maaf untuk salah satu teman yang selalu bertanya, “kamu masih aktif nulis?”,
tapi hanya mendapatkan jawaban yang bercanda dariku *sorry J. Ini salah satu bukti kalau tulisanku
masih tertuang diatas kertas putih ^_^. Nantikan berita selanjutnya… J
Menulis
itu asyik looo kawan, bisa buat kamu traveling, dapat banyak teman, pengalaman,
terlebih lagi bisa dapat uang, heheh … ada yang tertarik???
Readers,
mari kita isi bulan suci ini dengan hal-hal yang bernilai ibadah. Menulis juga
ibadah loh karena kita dapat membantu orang lain untuk mengetahui suatu
informasi. Jadi, nulisnya harus tulisan yang bermanfaat
ya… Selain itu, mari kita sama-sama mengambil pelajaran dari apa yang terjadi
disekitar kita, kalau mau dituliskan juga boleh heehe. Sucikan hati, bersihkan diri di bulan suci
ini. Akhir kalimat,
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MENJALANKANNYA ^_^
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MENJALANKANNYA ^_^
#salam
motivasi diatas kreasi dari manusia biasa#

2 komentar:
Halo Nutria..!!!
senang sekali bisa kenal dengan sesama blogger dari Palu...
Salam Kenal
Keep Write sista...!!
halo juga k ojan. wah senang jg bisa kenal sama penulis seperti kk, salam kenal balik ya k :)
Posting Komentar